SD Muhammadiyah 24 Gajahan kembali mengadakan Lomba Kebersihan dan Kerapian Kelas sebagai bagian dari program pembiasaan karakter siswa. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama antar siswa sejak dini.
Setiap kelas diberi kesempatan untuk menata ruang belajarnya seindah dan serapi mungkin. Mulai dari pengaturan meja dan kursi, pajangan karya siswa, hingga kebersihan lantai dan jendela dinilai oleh dewan guru. Siswa juga diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik sebagai bagian dari edukasi lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran praktis bagi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Mereka belajar bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama.
Selama perlombaan berlangsung, suasana kelas terasa lebih hidup dan penuh semangat. Siswa bahu membahu membersihkan kelas, menata hiasan dinding, dan membuat jadwal piket harian. Bahkan beberapa kelas menambahkan tanaman hias kecil untuk mempercantik ruangan.
Guru-guru mengaku bangga melihat antusiasme siswa yang begitu tinggi. Menurut mereka, kegiatan seperti ini bisa membentuk kebiasaan positif yang terbawa hingga di luar sekolah. “Anak-anak jadi terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan merapikan barang-barang mereka sendiri,” ujar salah satu guru wali kelas.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Green School yang sedang dikembangkan. Dengan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman, diharapkan prestasi belajar siswa juga meningkat. “Kelas yang bersih menumbuhkan semangat belajar yang bersih pula,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan penghargaan kepada kelas paling bersih dan kreatif setiap akhir bulan. Dengan begitu, siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar tentang kerja sama dan tanggung jawab sosial yang nyata.
